Malam yang tak lagi sunyi, 
suara batuk itu seperti lengkingan sakaratul maut, 
menyayat daun telinga yang malamnya terganggu. 
Bahkan ia tak mau bersua dengan malam lagi. 
Ia seperti momok, yang mencambuk punggungnya. 
Atau sebilah belati terbang tanpa kendali. 
Rustam mungkin sadar bahwa hidup lebih dari sekadar kopi dan sisa puntung rokok. 
Bahwa ada yang namanya bicara, bersosial, menyapa, berlari, dan segala bentuk aktivitas manusia di kala pagi. Bukan tidur lalu kembali terbatuk-batuk saat malam.

Kamar, 27 Juni 2022