Hari ini saya membatu bapak memasang dekorasi pengantin miliknya. Ya, dia dan dibantu 2 orang karyawannya, akhir akhir ini sering diundang orang karena putra atau putri mereka akan melangsungkan pernikahan, dan dekorasi milik bapaklah yang menjadi pilihan. Tentu selain bapak, ada banyak pemilik dekorasi pengantin di luar sana.

Bapak saya memang freelance, ia menekuni bidang kreativitas weeding ini kurang lebih sekitar 25 tahun, tepatnya sebelum saya lahir. Musim pengantin kadang menentukan besar kecilnya rezeki keluarga di rumah. Yaa, karena manusia hanya bisa mencari. Hasil dan rizekinya, bukan urusan kami.

Setiap saya menghadiri acara itu, ada kebudayaan yang sempat saya pikirkan sejenak. Misalnya, kebudayaan orang orang berkunjung. Membawa jajan dan makanan, sesekali lauk berupa daging dan sayuran. Mereka terdiri dari ibu ibu yang secara rombongan dengan dandanan kondangan serta hijap dan lipstik yang telah mapan.

Saya kadang tersenyum. Dan sambil menyaksikan hal itu. Ada lagi, misalnya, sound sistem yang gendre musiknya berupa sholawat dan sesekali Hadrah jaman kuno. Sudah seperti acara sunatan massal saja. Ia menggema, menjadi satu desa, seolah olah pertanda, bahwa tetangga sudah bisa diperbolehkan membawa jajan dan makanannya.

Saya senang dengan pekerjaan yang bapak tekuni ini. Berada di satu momen, dimana pasangan calon mempelai berphoto sesukanya, bersama keluarga, teman dan guru gurunya, dihadapan dekorasi itu. Mungkin bapak saya tak akan menjadi dikenal oleh setiap pengantin yang pernah mengundangnya. Tapi mungkin dekorasi itu, yang justru menjadi sejarah bagi pengantin tersebut. Ia menjadi background pernikahan yang selalu dilihat oleh mempelai, yang kesempatannya mungkin hanya satu kali seumur hidupnya berdiri di atas panggung dekorasi itu.

Ya dari itu kita belajar, sesungguhnya yang bapak tekuni adalah sebuah nilai, nilai dari kreativitas. Kita belajar bahwa, nilai kreativitas sebenarnya tidak hanya bernilai berupa uang saja, ia akan dicari, ia akan diabadikan, menjadi sejarah dan menjadi kenangan. Oleh karena itu, berkarya lah kalian sekreatif mungkin, meskipun bukan berupa ukiran dan dekorasi acara mantenan